MENAKAR EFEKTIVITAS SKB TENTANG AHMADIYAH: SUDI KASUS KONFLIK AHMADIYAH DI DESA GERENENG LOMBOK TIMUR

  • Abdul Jamil Wahab Peneliti Puslitbang Bimas Agama dan Pelayanan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama
  • Fakhruddin Fakhruddin Peneliti Puslitbang Kehidupan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI
Keywords: Ahmadiyah, Desa Gereneng, SKB

Abstract

Abstrak

Kajian ini mendeskripsikan konflik terkait Ahmadiyah yang terjadi pada tanggal 19 Mei 2018 di Desa Gereneng Kecamatan Sakra Timur Kabupaten Lombok Timur NTB. Saat itu terjadi pengrusakan 7 rumah milik pengikut Ahmadiyah oleh sekelompok massa. Peristiwa itu diiringi dengan pengusiran dari kampung halaman mereka. Alasan penyerangan dan pengusiran tersebut adalah penolakan massa terhadap eksistensi jamaah Ahmadiyah di desa Gereneng. Perusakan dan pengusiran yang terjadi di Desa Gereneng itu, membuktikan bahwa para pelakunya belum memahami dan mentaati diktum-diktum yang ada dalam SKB. Sementara itu, sikap pemerintah daerah dan aparat keamananpun terkesan tidak tegas, seakan mengikuti begitu saja tuntutan pihak kelompok penyerang. Dari temuan di atas, disimpulkan bahwa regulasi (SKB) yang telah ditetapkan pemerintah dalam mengantisipasi kasus Ahmadiyah hingga saat ini belum efektif.

Kata Kunci: Ahmadiyah, Desa Gereneng, SKB.

Published
2019-06-30
How to Cite
Wahab, A., & Fakhruddin, F. (2019, June 30). MENAKAR EFEKTIVITAS SKB TENTANG AHMADIYAH: SUDI KASUS KONFLIK AHMADIYAH DI DESA GERENENG LOMBOK TIMUR. Harmoni, 18(1), 443-459. https://doi.org/https://doi.org/10.32488/harmoni.v18i1.356