RESOLUSI DAN NEGOSIASI KONFLIK DALAM MEWUJUDKAN KEHARMONISAN: STUDI KASUS GEREJA KRISTEN JAWA (GKJ) JOYODININGRATAN DAN MASJID AL-HIKMAH

  • Hamidah Thifal El Yazenda Pascasarjana Universitas Sebelas Maret
Keywords: Konflik, Resolusi, Negosiasi, Keagamaan

Abstract

Konflik merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari dan interaksi antar kelompok. Penelitian ini membahas tentang pengelolan konflik dan proses negosiasi yang telah dilakukan Gereja Kristen Jawa (GJK) Joyodinigratan dan Masjid Al-Hikmah yang hidup berdampingan dalam satu alamat yang sama selama puluhan tahun sejak 1957. Dengan metode studi kasus, peneliti mengumpulkan data dengan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa pengelolaan konflik yang baik dapat dilakukan dengan beberapa pendekatan, yaitu accommodating, problem solving/collaboration, avoiding dan compromising. Faktor personal, hubungan dan budaya juga merupakan faktor penting adalam keberlangsungan hubungan yang harmonis antara gereja dan masjid, yang diwujudkan dalam bentuk komitmen perjanjian persaudaraan yang telah dibangun sejak berdampingannya kedua rumah ibadah tersebut. Resolusi konflik yang dilakukan oleh kedua belah pihak bukan hanya pada masa lampau atau masak kini, namun resolusi yang harus dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan.

Published
2018-06-30
How to Cite
El Yazenda, H. (2018, June 30). RESOLUSI DAN NEGOSIASI KONFLIK DALAM MEWUJUDKAN KEHARMONISAN: STUDI KASUS GEREJA KRISTEN JAWA (GKJ) JOYODININGRATAN DAN MASJID AL-HIKMAH. Harmoni, 17(1), 77-87. https://doi.org/https://doi.org/10.32488/harmoni.v17i1.283